Hide our Feeling for a Friendship


Harry!!! Besok ada acara gak?’ ‘Gak, kenapa emang?’ ‘temenin jalan yuk? Gue yang bawa mobil’ ‘Serius? Lu emang bisa bawa mobil?’ ‘Beneran!! Bisa, besok jam 9an gue tunggu di depan komplek lu. Okay?’ ‘Iya

Yeay!!. Sorak Giska dalam hati. Ajakannya berhasil dan ia akan bersenangsenang besok. Semoga.

Giska sedang penat, ia ingin sekali membebaskan pikirannya. Lepas dari bayangan tugas, sekolah, teman, dan belajar. Mungkin bermobil memutari pusat Kota Bandung bisa mengtasi penatnya, dan Hayang ia pilih sebagai teman jalan.

Sebelumnya, Giska dan Harry tidak pernah jalan bersama. Jangankan jalan, mengobrol saja hanya sebatas sms. Tetapi, tanpa disadari mereka merasa cocok satu sama lain. Yaa, mereka suka bermimpi, berfilosofi aneh, dan keduanya mempunyai kepribadian yang unik.

Kalo udah sampe, cari mobil yang plat nomernya D 1749 FH

Dan yap, seorang remaja laki-laki bertubuh gendut mencari memasukin mobil Honda Jazz Hitam mobil yang dipinjam Giska dari kakanya.

‘Hey, cepet juga nyarinya’ sapa Giska.

‘Huh iya dong’ jawab Harry agak kaku. Maklum, ini pertama kalinya Harry berdua di dalam mobil, terlebih yang ada dikursi pengemudi bukan dirinya tetapi perempuan yang beberapa bulan belakangan ini ia cintai.

‘Okay, kita ke Toko Buku dulu yak. Gue mau cari kertas buat tugas. Oya kalo mau dengerin lagu tuh remotenya. Ada With Younya Chris Brown kok, tenang aja. Eh lo gak apaapa kan gue ajak kabur?’ cerocos Giska.

‘Huh? Eh ya kalem aja. Wah yang punya mobilnya aja yang milih lagu’ respon Harry.

Tidak sampai 30 menit, mereka sampai ditujuan pertama. Toko Buku. Jalanan Bandung tidak terlalu ramai Selasa pagi ini, ditambah Giska yang nyetir mobil kaya pembalap liat jalanan kosong tancap gas langsung 80 km/jam.

Selsai membeli kertas, dengan Harry yang tetap terpaku dikursi penumpang. Harry masih kaget, ia akhirnya bisa jalan dengan Giska. Walaupun dalam sikon yang salah.

‘Ke mana yak kita? elu ada saran gak? Ayodong, katanya tukang jalanjalan, kasih tau tempat asik kek!’ cerocos Giska (lagi).

‘Hmm, ke daerah Lembang berani gak?’ tanya Harry. Ia teringat tempat yang viewnya bagus dengan tempat makan murah di Lembang yang ia pernah datangi pada saat konvoy dengan gengnya.

‘Okay, berani. Mau lo?’

‘Kalo lo-nya mau, ayo aja’

Honda Jazz Hitam itu lalu melesat menyatu dengan ramainya lalulintas kota Bandung, menemui macet dibeberapa titik, terus melwati jalan yang menanjak, dan sampailah mereka di daerah Lembang. Harry benar, cityviewnya sangat indah.

‘Waaa Harryy!!! Keren banget!!!!! Hhmmmm udaranya juga sejuk. Gasalah deh lu milih tempat. Pesen jagung bakar yuu’ ealah Giska, ujungujungnya minta jajan Ratu Ngemil dasar.

Menghabiskan 2jagung bakar hangat ditutup dengan segelas bajigur hangat, hhmmm camilan hangat yang nikmat diisi dengan celotehan dan obrolan seru tentang mimpi dan ungkapan indahnya alam yang ada di depan mata Giska dan Harry. Baru pukul 2siang, dan Giska belum puas jalanjalan.

‘Harry, keliling Indonesia bentar yuk? Ke jalanjalan yang namanya namanama pulau. Sekalian jogging di sana, elu sering jogging siang kan? Kali ini gue temenin, okay?’ ajak Giska.

‘Hmm bolehboleh’ jawab Harry.

Sambil jalanjalan mengitari Indonesia kecil, mereka terus berbicara akan banyak hal. Berbagi cerita keadaan kelas masingmasing, bertanya kelakuankelakuan ancur masingmasing, cerocosan Giska akan citacita Harry yang gaada abisnya, dan segudang obralan penting-gak-penting yang terus mengalir diantara keduanya.

Dalam hati, Harry seneng bisa jalan sama Giska. Kaya pacaran deh, kurang pegangan tangan dan kata ‘sayang’-nya doang. Giska juga kadang ngerasa canggung. Tapi mereka berdua tau, lebih baik jadi sahabat deket daripada harus ngerusak hubungan garagara nyatain cinta dan akhirnya ditolak. Karena Harry tau, gamungkin buat Harry bisa jadi pacar Giska yang nganggep pacaran itu ‘ribet’.

Puas, panaspanasan ngiterin Indonesia. Akhirnya mereka pulang dengan suasana hati yang lebih baik.

‘Har, makasih bgt yak udah nemenin gue hari ini. Moodbooster banget buat besok, kembali lagi ke sekolah hehe’

‘Iya Gis, samasama’ jawaban simple Harry yang bikin bekas dihati Giska.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syair: Rindu Dendam

Sepotong 'kejujuran' di Papua

Kandungan ayat 5-6 Q.S Al-Insyirah