Racun vs. Hati


“Hah?! Galau lagi?! Yaampun salah aku apasih. Haha norak banget sih tweetnya, lebay biasa aja kali” racun berbicara.

“Akhirnya ada kabar juga, hmm aku ngetweet juga ah. Hmm apa ya” kemudian banyak draft tweet terbentuk diotak. Yang terposting cuman 1, replay mention beruntun. Itu kata hati.
10 minutes.

“Hhh udah ngetweet banyak, gak update” hati.

“Nah! Dapet, send tweet” racun. Memposting tweet berhastag #sarcasm tweet lainnya berkesan ceria, ‘I’m okay, I’m happy’

43 seconds.

“Lagi-lagi lebay, kenapa sih so banget!” racun.

4 minutes.

‘EXIT’

“Hhh baru nemu bentar, ilang lagi? Yaampun kangen kangen kangen” hati.

Rena pusing, sedih, kangen. Perdebatan mereka bikin tambah pusing. “Kalian diam!”. Rena pun berusaha tidur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syair: Rindu Dendam

Sepotong 'kejujuran' di Papua

Kandungan ayat 5-6 Q.S Al-Insyirah